Waspada, Ciri-ciri Ginjal Yang Sudah Rusak


Setiap harinya ginjal bekerja melakukan penyaringan darah didalam badan kita untuk memastikan agar tubuh kita tetap berfungsi normal. Tapi saat kita terlalu sibuk dengan rutinitas kita dan tidak memperhatikan pola makan, bisa jadi organ tubuh satu ini mulai membutuhkan perhatian dan menunjukan gejala kerusakan.

Berikut ini adalah 9 tanda bahwa ginjal anda sudah rusak dan anda wajib pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan

9. Kesulitan Tidur

Referensi pihak ketiga
Ketika ginjal tidak bekerja dengan baik maka toksin yang seharusnya dikeluarkan bersama urin justru mengendap didalam darah. Meningkatnya jumlah toksin dalam darah ternyata berpengaruh dengan pola tidur seseorang. Hal ini lah yang menyebabkan orang yang mengalami gangguan ginjal sering mengalami kesulitan tidur, bahkan akibat kurangnya tidur juga dapat menyebabkan kegagalan ginjal pada sebagian orang.

Tapi ada indikasi yang menunjukan bahwa kebiasaan ngorok ternyata dipengaruhi oleh gangguan ginjal kronis. Hal ini terjadi karena gangguan ginjal kronis menyebabkan kondisi tidur apnea yakni kesulitan bernafas pada saat seseorang sedang tidur. Sleep anea menyebabkan pernafasan orang berhenti sejenak selama beberapa detik lalu dilanjutkan kembali dengan dengkuran (ngorok) yang cukup keras.

8. Sakit kepala, letih, dan lesu

Referensi pihak ketiga
Ginjal yang bekerja dengan normal berfungsi untuk memproses vitamin D didalam tubuh untuk menjaga tulang tetap kuat dan untuk membantu produksi hormon Erythropoietin (EPO). Hormon ini berperan dalam memproduksi sel darah merah. Jika ginjal tidak bekerja dengan baik maka produksi EPO terhambat, sehingga produksi sel darah merah (berfungsi membawah oksigen keseluruh tubuh) akan menurun dan akibatnya seseorang menjadi mudah lelah secara fisik dan pikiran.

Jika seseorang mengalami gangguan ginjal kronis maka kemungkinan besar dia akan menderita anemia lebih besar 20% hingga 50% dibandingkan orang yang memiliki ginjal normal. Apabila kamu sudah tidur secara cukup sekitar 6-8 jam perhari, tapi kamu sering merasa lelah, maka cobalah untuk atur rutinitas, perbanyak olahraga dan perbaiki pola makanmu. Apabila hal ini tidak berhasil maka segera kunjungi dokter.

7. Kulit kering dan gatal

Referensi pihak ketiga
Ginjal yang sehat ternyata melakukan fungsi yang luar biasa dalam membuang berbagai kotoran didalam cairan tubuh dari darah, membantu produksi sel darah merah, dan menjaga jumlah zat mineral didalam tubuh. Kulit yang gatal dan kering merupakan salah satu tanda dari kegagalan ginjal dalam menjaga jumlah mineral dan nutrisi pada kulit.

Apabila kamu mengalami kulit kering dan gatal, maka cobalah untuk lebih banyak minum air putih. Jika kulit masih tetap gatal dan kering maka ada baiknya konsultasikan ke dokter dan minta saran untuk pengobatan yang cocok agar tidak menganggu fungsi ginjal. Karena beberapa obat memiliki efek samping pada ginjal yang buruk.

6. Nafas tidak sedap dan tercium bau besi

Referensi pihak ketiga
Ketika kotoran tubuh menumpuk didalam sel darah, hal ini menyebabkan perubahan pada rasa makanan yang kamu rasakan, makanan yang kamu makan akan terasa seperti besi didalam mulut. Selain itu orang yang mengalami gangguan ginjal juga memiliki bau nafas tidak sedap walaupun mereka sudah menggosok gigi. Kedua gejala ini memang bisa menyebabkan seseorang kehilangan nafasu makan sehingga mereka akan lebih mudah kehilangan berat badan.

Sebenarnya ada banyak penyebab mengapa makanan yang kamu makan berasa seperti besi seperti disebabkan alergi atau kurang perawatan mulut. Normalnya, rasa besi didalam mulut akan hilang setelah penyebabnya berhasil disembuhkan. Akan tetapi jika rasa besi didalam mulut kembali muncul, segeralah kunjungi dokter.

5. Sesak nafas

Referensi pihak ketiga
Menurut situs mayoclinic.org (01/01/18), hubungan antara gangguan ginjal dan sesak nafas kemungkinan disebabkan dua faktor. Pertama, cairan tubuh yang berlebihan akan mengendap didalam paru-paru akibat ginjal yang tidak berfungsi dengan normal. Kedua, hal ini disebabkan oleh anemia, anemia menyebabkan tubuh melemah sehingga seseorang kesulitan untuk mangambil nafas.

4. Pembengkakan di tangan dan kaki

Referensi pihak ketiga
Ginjal yang tidak berfungsi efektif dalam membuang cairan tubuh yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan sejumlah sodium sehingga menyebabkan pembengkakan pada pergelangan kaki, telapak kaki, dan tangan. Pembengkakan pada bagian bawah tubuh juga indikasi dari gangguan pada jantung dan hati.

Cobalah untuk melakukan tindakan pengobatan dari dokter dan kurangi makanan dengan garam.

3. Mengalami sakit punggung

Referensi pihak ketiga
Gagal ginjal dapat meneybabkan sakit punggung dan biasanya letak sakitnya pada titik dibawah tulang rusuk agak dalam. Kadang rasa sakit yang luar biasa ini bisa terjadi di area selakangan, tulang pinggang.

Rasa sakit di punggung biasanya diiringi dengan rasa sakit, mual, demam, dan kencing berlebihan. Sakit punggung biasa yang tidak ada hubungannya dengan ginjal hanya terjadi di satu titik saja dan waktunya juga sebentar. Tetapi apabila kamu sering mengalami sakit punggung disertai demam maka segeralah kunjungi dokter.

2. Mata bengkak

Referensi pihak ketiga
Gejala awal sistem filtrasi ginjal yang rusak adalah seseorang akan mengalami kekurangan protein yang ikut terbuang bersama cairan urin. Akibat protein yang sedikit ini menyebabkan pembengkakan pada area mata.

Tapi apabila kamu yakin sering mengonsumsi protein secara cukup (protein dari daging atau sayuran) tapi kamu sering mengalami pembengkakan pada area mata (tidak termasuk mata bengkak karena menangisi mantan) maka segeralah ke dokter.

1. Tekanan darah tinggi

Referensi pihak ketiga
Sistem peredaran darah dan ginjal saling bekerja sama. Ginjal memiliki laposan nefron untuk menyaring kotoran dan cairan berlebihan didalam sel darah. Jika pembuluh darah rusak maka nefron tidak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup. Hal ini lah yang menyebabkan ketika seseorang mengalami tekanan darah tinggi kemungkinan besar dia juga akan mengalami kegagalan ginjal.

Referensi pihak ketiga
Ginjal adalah organ tubuh yang bertanggung jawab dalam membuang kotoran tubuh melalui cairan urin. Perubahan bau dan warna pada urin serta frekuensi kencing yang berubah merupakan gejala yang tidak bisa diabaikan begitu saja. perubahan yang biasanya terjadi pada urin antara lain:

Peningkatan jumlah air kencing, terutama pada saat malam hari. Menurut situs bladderandbowel.org (01/01/18) frekuensi kencing antara 4-10 kali per hari merupakan frekuensi yang normal.

Ada darah didalam air kencing. Ginjal yang sehat akan menyaring semua kotoran dari darah sehingga menjadi cairan urin, akan tetapi jika saringan ginjal mengalami kerusakan maka sel darah juga akan ikut masuk kedalam cairan urin.

Urin berbusa. Busa pada urin biasanya perlu kamu siran beberapa kali hingga busa-busa tersebut hilang, sebenarnya busa yang terdapat pada air kencing adalah protein berlebihan yang dibuang oleh gunjal.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==