Beginilah Masa Lalu Anak Angkat Ruben Onsu dan Sarwendah Sebelum Bergelimang Kemewahan


Ruben Onsu, Sarwendah, dan Betrand Peto berkesempatan untuk mengunjungi sekolah Betrand di kampung halamannya.
Ruben Onsu, Sarwendah, dan Betrand Peto disambut dengan penuh kemeriahan, lengkap dengan upacara adat saat berkunjung ke SMP Negeri 1 Ruteng-Cancar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Di sana, Ruben Onsu dan Sarwendah disambut oleh segenap guru dan teman-teman lama Betrand Peto yang tampak antusias melihat kesuksesan kawannya kini.
Ya, semenjak menjadi anak angkat Ruben, Betrand telah bertransformasi menjadi artis cilik dengan segudang talenta emas.
Kemampuan menyanyi dan suara emasnya banyak membuat kagum para artis Ibu Kota.
Betrand juga kerap diundang di sejumlah acara dan memikat hati banyak orang.
Namun, sebelum bersinar seperti sekarang, keseharian Betrand di masa lalu ternyata sangat berbeda.
Teman-teman lama Betrand, mereka pun menceritakan bagaimana sosok putra angkat Ruben itu di masa lalu.
Siska, salah satu teman Betrand di SMP Negeri 1 Ruteng-Cancar menceritakan bahwa Betrand adalah sosok anak yang baik.
"Betrand itu baik, anaknya sopan, tidak sombong," kata Siska.
Selain menyanyi di acara-acara bersama kakaknya, menurut teman-teman Betrand ternyata bocah berusia 13 tahun itu juga kerap berjualan sepulang sekolah.
Siska mengatakan, Betrand biasanya berjualan kue dan ikan sepulang dari menuntut ilmu.
Selain berjualan, Betrand juga sangat perhatian pada sang Nenek.
Ia biasanya membantu neneknya sepulang berjualan.
"Semasih dia lagi tinggal di sini, di Manggarai, orangnya bekerja sebagai penjual ikan, jual kue.
"Sesudah itu, sesampai di rumah membantu neneknya," lanjut Siska.
Lalu, bagaimana keseharian Betrand saat di sekolah?
Menurut Siska, Betrand adalah sosok yang rajin belajar.
Betrand juga bukan tipe anak yang suka neko-neko.
Dan karena kepintarannya, Betrand sering diundang menyanyi oleh teman-temannya di kelas.
"Kalau di sekolah, anaknya tidak nakal, baik, rajin belajar.
"Iya, suka (menyanyi di sekolah).
"Kalau dia lewat kami panggil kami punya kelas, disuruh menyanyi.
"(Seringnya menyanyikan lagu) 'Ayah', lagu-lagu daerah," tutur Siska.
Siska dan kedua temannya mengaku sangat kaget dengan kesuksesan yang kini didapat oleh Betrand.
Mereka bertiga terharu karena temannya itu kini sudah jadi calon bintang besar.
"Kaget sekali (melihat Betrand sukses), terharu.
"Tidak menyangka Betrand bisa begini," ucap Siska.
Ira, teman Betrand yang lain, juga mengatakan bahwa semenjak di sini suara anak kedua dari 3 bersaudara itu terkenal merdu.
"Karena suaranya merdu, tidak nyangka dia seperti ini," tutur Ira.
"Ya karena dia dari titik nol sampai ke titik yang lebih atas."
Melihat kesuksesan temannya itu di Ibu Kota, Ira dan Siska mendoakan agar Betrand selalu sukses di manapun ia berada.
"Semoga selalu sukses, semakin lancar," pesan Siska dan Ira.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==